Pengembangan Sensor Kimia, Biosensor dan Deret Sensor Optik Untuk Penentuan Kadar Kuersetin, Polifenol Total, Kapasistas Antioks

Ujian Terbuka Mochammad Amrun Hidayat

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sensor kimia, biosensor dan deret sensor pnentuan kadar kuersetin, kandungan polifenol total (KPT), kapasistas antioksidan total (KAT) dan diskriminasi ekstrak tanaman. Lempeng kertas zona mikro (LKZm) digunakan untuk matriks pendukung dimana teknik skanometri digunakan untuk mendapatkan sinyal analisis. Sensor kuersetin dikembangkan dengan cara mengimobilisasi NBS, fenol dan silika nano partikel pada LKZm. Penambahan kuersetin mengubah sensor yang tidak berwarna menjadi merah keunguan. Pengembangan biosensor dan sensor kimia untuk penetapan KPT dikembangkan dengan cara mengimobilisasi tirosinase-MBTH dan NaIO4-MBTH pada LKZm. Tirosinase dan NaIO4 secara individual mengoksidasi difenol menjadi senyawa kuinonnya, yang dapat bereaksi dengan MBTH membentuk produk berwarna merah marun. Sensor KAT dikembangkan dengan cara mengimobilisasi reagen Cu(II)-Nc, DPPH dan ABTS secara individual pada LKZm. KAT dihitung sebagai ekivalen standar (rutin, kuersetin dan asam galat). Pengembangan deret sensor diskriminasi ekstrak tanaman dilakukan dengan cara mengimobilisasi reagen Cu(II)-Nc, ABTS dan FC tiga kali pada LKZm sehingga membentuk sebuah matriks sensor 3x3. Penambahan larutan sampel pada deret sensor menghasilkan profil dan peta warna yang berbeda yang khas untuk masing-masing sampel.

 

 

Kata kunci: sensor kimia, biosensor, KPT, KAT, skanometri.

Unduhan