MEKANISME MOLEKULER MATURASI DAN DIFERENSIASI SEL DENDRITIK PADA PEMBERIAN EKSTRAK ALERGEN INDONESIAN HOUSE DUST MITES
Yusuf Alif Pratama
Rinitis alergi merupakan penyakit kronis yang umum terjadi di seluruh dunia dan sebagian besar dipicu oleh alergen tungau debu rumah (HDM). Sel dendritik (DC) berperan sebagai sel penyaji antigen utama yang menjembatani sistem imun bawaan dan adaptif, sehingga menjadi target strategis dalam imunoterapi spesifik alergen. Namun, mekanisme molekuler pematangan dan diferensiasi DC yang diinduksi oleh ekstrak HDM lokal masih belum dipahami secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ekstrak tungau debu rumah asal Indonesia (IHDM) terhadap pematangan dan diferensiasi DC, baik secara in vitro maupun in vivo, guna menilai potensinya sebagai kandidat imunoterapi alergen terstandar. Kultur DC yang berasal dari monosit dan model rinitis alergi pada mencit BALB/c digunakan dalam penelitian ini. Ekstrak IHDM dikarakterisasi melalui analisis protein, dilanjutkan dengan analisis flow cytometry terhadap penanda CD14, CD209, dan CD86 pada sel dendritik, analisis transkripsi (qRT-PCR dalam bentuk heatmap untuk penanda sel dendritik imunogenik dan tolerogenik pada mukosa nasal dan limpa), serta imunohistokimia terhadap Stab1 dan C1qa pada mukosa nasal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak IHDM menginduksi maturasi DC secara dose-dependent dengan ekspresi optimal CD209 dan CD86 pada hari ke-6. Analisis ekspresi gen menunjukkan adanya modulasi pada penanda sel T regulator (Stab1, Gilz, C1qa, Thbs), sedangkan hasil imunohistokimia mengonfirmasi peningkatan ekspresi Stab1 dan C1qa pada kelompok yang menerima imunoterapi. Dosis tinggi hingga sangat tinggi terbukti mampu menunjukkan kecenderungan respons tolerogenik. Sebagai kesimpulan, ekstrak IHDM secara efektif mendorong pematangan dan diferensiasi DC, memodulasi profil sitokin serta transkripsi, dan memperbaiki manifestasi alergi. Temuan ini memberikan bukti molekuler bagi pengembangan imunoterapi alergen terstandar yang bersumber dari bahan lokal untuk pengobatan rinitis alergi. Keywords: diferensiasi, House Dust Mites, imunoterapi, maturasi, sel dendritik.
